Selasa, 20 November 2012

Hujan dan Kamu

Hujan malam tadi mengingatkanku akan kamu.

Ketika hujan dan dingin menyelimuti kita saat itu.
berlari - lari diantara senja, mengejar malam yang semakin gelap,
berguling - guling dikebun kubis
terperosok namun terus tertawa lepas

Ketika bintang menghilang, langkah semakin ragu
Ingatkah kau, tak lepas tanganku menggenggam carriermu 
memepercayakan mata dan langkahmu untuk jalanku hari itu

Kita bersaudara bukan ??,, ya selalu harapku, dulu..

aku percaya begitu murni ikatan yang terikat di alam

Aaah tapii,, kemana itu semua?

masihkah hati - hati kita terjaga??

Kini ada yang terkoyak - koyak, 
rusak karena permainan kata - kata berlaka, namun begitu peka dirasa..
Mimpi semu, sesaat namun membunuh

Dan kau??
Menghilang begitu panah terhujam..
Menginggalkanku disini dalam ranah abu - abu yang semakin pekat.

Pintaku kini Tuhan,
Hapuskan semua noda

Biarkan kami kembali melintasi setiap jurang dengan hati seputih kapas.. ^_^



=====
Frau_Nj
20.11.12





Minggu, 18 November 2012

lepas

15 November 2012


Di atas ranjang terbaring menatap atap yang diam membeku
bertanya - tanya kemana lagi langkah kan membawaku
meninggalkan masa lalu dan kamu

kuhentikan semua mimpiku tentang kamu
biarkan menjadi kisah yang tak bertepi
di titik ini aku berhenti
sungguh...

biarkan kisah ini menjadi kisah, sebua cerita mereka tentang kita
tak akan lagi ku sesakkan hatiku untuk kamu

Malam ini,,
diawal tahun yang baru, diawal umurku berganti
ku titip rinduk padaNya

Malam ini,,
Buliran - buliran bening itu turun
untukmu dan dia
dia yang tengah menjadi pelipur laraku kini,
yang hanya akan menjadi kisah tentang persaudaraan.
Sebuah kisah manis yang telah kunodai dengan harapan semu.

Hari itu, diatas vespa putihmu, kisah semuku padamu berakhir sudah..

---
pantas saja wanita suka menangis,,setelahnya ternyata berasa manis 9_9


pict http://www.pasarkreasi.com/dirmember/00001/ruliamrullah/content/content-1691-20081025-6-38-105/large/khusyuk-dalam-kabut_1691_l.jpg


Kamis, 15 November 2012

Terima Kasiiiiiiih



Tausend Dank

Alhamdulillah,, sampai juga hari ini, tepat 1 Muharram, tepat 30 tahun kunikmati dunia dengan segala keindahan dan keburukannya..

Hari ini aku hanya ingin berterima kasih pada banyak orang yang membuat aku masih ada di sini dengan bebas menulis, berteriak dan .. bertawa..

1. Kepada ibu dan bapakku yang masih terus membuka pintu maafnya walau aku belum menjadi anak yang baik untuk mereka
2.      Kakak dan adikku,, love u all.. muaach
3.      teman-temanku yang masih terus mau bersamaku walau seringkali aku menjadi teman yang sangat menyebalkan
4.      sahabatku merajut mimpi bersama,, yunaaai.. ayo nai kita pasti bisa,, jangan lelah ya ngadepin gw  :p
5.      mereka yang menyelamatkan hidupku berkali – kali,, baik di laut dan digunung,, botel miss u so much, ndien yang selalu empuk disenderi :p ; Inul yang ga protes untuk nemenin gw disaat kantuk menyerang di atas Rio.. 
6.      kawan Surabaya entah siapa dirimu, Semeru jadi saksi amal baikmu, Abu Icin,, rinjani menjadi saksi..  ga akan ada cerita hari ini kalau kalian tidak perduli J
7.      Sahabat - sahabat sirkus yang melecut cita dan cintaku.. eeea
8.      para gazebo,, selalu masih ada tawa untuk kalian,, 
9.      my super bestfreundin,, URI,, ga akan ada kesempatan ngetrip berdua kah? Terima kasih untuk saran dan nasihatnya selalu
10.   Pegyiii… gw kangen ngetrip error lagi..
11.  Keluarga baruku di Kakikukakukaku.. membuatku selalu bersemangat.. Ariz, Nana ebi n Aziz, Ayu, Bang Hanz, kang Arif, Chip,, dkk yang ga bakal cukup kalu ditulis disini.. ^-^
12. Bunda Lydia, Om Wily dan kelaurga Elgeka, serta sahabat jauhku Sarah.. yang mengajarkan arti hidup dan bersyukur, bangga mengenal kalian.. peluuk


Danke.. thx. Graziee.. terimakasih.. love u all.. muaach



#Justme... narsis time


Akhirnya hari ini datang juga,, Alhamdulillah masih bisa bernapas dan menikmati hari - hariku dengan baik dan semoga lebih bermanfaat ke depannya...

hanya iseng dan pengin bernarsis sendiri ditwitter,, jadi deh terkumpul 
#justme,, mengikuti saran de Ayu dipindahin ke blog aja.. yaa semoga bisa mengenal diri sendiri dan menjadikannya lebih baik : )) ,,

#justme nur fuer mich ^,^

1. Teman Jerman bilang ke bos gw, kalo gw tipikal perempuan yang ga butuh laki - lagi ?.. wow.. apa gw complicated bgt yaks?.. or so stark

2. beberapa temen di Sirkuss bilang, kalo luaran aja yang perempuan,, tapi di "dalamnya" gw laki banget.. sanjungan atau teguran ya?? hmm

3.  teman - teman kantor suka jadiin gw pager depan tuk ngadepin ME gedung yang rese,, -soo galak banget kali ya gw

4. Suka banget motor,, walau satu mio, yang membuat gw terkenal di gedung, sudah menjadi korban keliaran gw, namun banyak ide yang tercipta di atas jok

5. dipanggil bu boss itu menyisakan teka teki di kepala gw.. apa gw terlalu mbossi?, tapi kalo cuek kurang jalan kan proyeknya??.. how?

6. gara - gara si bule bilang gw ga butuh laki - laki lagi,, jadi mikir apa orang 
nikah hanya karena butuh? karena banyak hal bisa gw lakukan sendiri, jadi ga usah nikah gitu?. perintah agama noenk!

7. pernah bermimpi tinggal dikampung keluar dari hiruk pikuk jakarta.. hehehe

8. nah ini yg rada2 bikin spaneng,, gw tuh ngarep dapet yang diatas gituu eeh kok berondonga ja yg berani tampil di depan gw.

9. tidak semua mimpi itu membangun, kadang ada juga mimpi yang bikin terjatuh.. och.. kaya mimpi kemarin ituu

10. sepertinya hrus mengurangi / stop tidur lagi setelah terbangun menjelang subuh,, sering mimpi2 yang meresahkan

11. temen gw blg, gw yg hanya mikir 1 x tuk pnya anak tp 1000x untuk menikah,, wirklich?? hmm,, tapi aku siap kok jika kamu yang datang heheh

12. walaupun lebih sering ngetrip keroyokan,, tapi ngetrip sendiri itu sesuatu banget.. like so much.. ich finde "mein" 

13 selalu bersyukur dan terbantu dengan adanya tukang parkir hahah

14. mencoba berdamai dengan timun, tomat dan duren… tapi susaaah

15. pernah kecanduan berat sama bola italia ,,begadang pe pagi dan hasilnya raport kebakaran + insomnia akut

16. bukan orang yg romantis,, tapi sukaa banget sama hujan dan jingganya senja.. pengin hujan2an huaaaa

17. mengidam-idamkan punya toko buku dan warung kopi suatu saat kelak J

18. selain menyukai ungu,, ternyata pernah sangaaat menyukai oranye,, -bingung lihat barang2 kok lebih banyak oranye..

19. saya sangat menyukai malam

20. sok pemikir,, walau ga penting juga yang dipikirin.. huft

21. pernah berharap terlahir jadi laki – laki,, eeeh

22. suka membaca, tapi segera lupa apa yang dibaca

23. pernah begitu menyukai buku – buku berbau sadomasokis… udah ga lagiii kok

24. lebih mahir bercerita daripada menulis.. –penulis yang payah- T.T

25. lulusan bahasa yang lebih suka berhitung

26. disorientasi parah pada pemetaan dan geogafis.

27. sering lupa dan lalai pada barang – barang kecil,, tapi cukup pengingat untuk kejadian,, yakin noenk??

28. tipe granat,, gampang meledak tapi gampang reda juga,, terus belajar untuk mengendalikan diri

29. penggemar berat cokelat,, mencoba menikmati pahitnya kopi (bukan instan, yg super manis)

30. hari ini ini hari lahir akuuu

Selasa, 06 November 2012

Pangandaran dan Uniknya si Plegmatis

pagii,,

postingan saya sebelumnya   >>> http://coretansangpejalan.blogspot.com/2012/11/tipe-tipe-kepribadian.html mengenai personality itu berawal dari cerita hari itu.:)


Tentang empat kepribadian itu sesungguhnya sudah saya pelajari sejak buku Personality Plus baru muncul di toko - toko buku berapa tahun lalu, Namun tiba - tiba saja kembali "bangun" di menit - menit menjelang kembali ke Jakarta bersama dia >>>>>>>>>>>>>>>>>>>

dan tentang satu pribadi cerita ini berinti

--Hunting - Hunting Santai--


Weekend kemarin, 3-4 nov'12  kembali sowan ke Pangandaran Ciamis, untuk hunting penginapan dan objek wisata disana. Saya tidak sendiri, ada Ariz dan Ayu, yang  gemar jua ekplor keindahan negeri.

Bertiga membuat janji temu di terminal antar kota Rambutan.

hmm.. belum apa - apa kebiasaan mager merusak semuanya, ditambah macet dan halangan yang ga penting akhirnya aku baru sampai terminal sudah sangat larut.. tweeewew.. dan rupanya keterlambatanku fatal akibatnya karena bus yang langsung ke tujuan sudah undur diri dari dunia malam jalanan.. +_+

Singkat cerita perjalanan pun dimulai dengan bus Budiman jurusan Tasik dan dilanjutkan Tasik - Pangandaran. Subuh perkiraan kami tiba pool Budiman, namun macet yang cukup lama membuat perjalan kembali memakan waktu lebih lama. Lewat dari pukul 6 baru tiba.



Menyambut pagi dengan bubur ayam dan melanjutkan dengan minibus tujuan Pangandaran, tarif 30rb/orang dengan waktu tempuh lebih dari 3 jam..  wooow benar - benar diluar perkiraan awal... ok.. kekacauan itu karena bermula dari aku yang tak taat pada jadwal dan janji temu.

Sampai di terminal Pangandaran, bertiga naik satu becak Pak Yatno, diantar mencari penginapan yang berharga miring. und taraaaa, kami dapat kamar AC dengan harga super duper murah, hanya 150rb/malam, padahal tarif weekend normalnya 250rb :)).

Melihat kamar nyaman, pikiran kami hanya ingin rebah, namun tentu saja Ayu yang waktunya terbatas mengajak kami bergerak.

Setelah maksi di warung sekitar, kami berjalan - jalan di pantai, menyebrang ke pantai pasir putih dan Cagar Alam Pangandaran.. Tidak seperti biasanya, kali ini aku tidak berminat basah-basahan di laut walau para penjaja pantai itu dengan gigih membujuk kami.

Kera - kera disana rasanya semakin banyak sejak terakhir saya kesana,, berusaha mengatasi perasaan trauma memalukan akan binatang ini, saya tidak menjerit dan berlari-lari saja sudah cukup. puas menikmati jernihnya air di hamparan batu - batu pantai, mencoba mencari rusa - rusa yang dulu berkeliaran bebas.

Entah berapa kali pertanyaan saya lontarkan ke dobel A ini,  ketika kami rasa jalan kami buntu, mau dilanjut mblusuki hutannya atau cukup?, dan jawaban Ariz selalu sama, "terserah, lanjut ayo ngga ya ayoo" ..(1)

Walau saya Koleris - Sanguinis banget yang cenderung frontal dan "senang tampil", tetapi saya selalu berusaha mengedapankan pria menjadi pemimpin atau pengarah jalan, walaupun faktanya saya kerapkali uring-uringan jika merka bergerak kurang tanggap seperti yang saya mau. 

Melihat Ayu yang bergairah,, akhirnya kami coba - coba dan menemukan betapa luas dan menariknya Cagar Alam ini.

Batere kamera mulai habis, langit mulai gelap, kami putuskan kembali. Menikmati kelapa muda, deburan ombak,, weew great day.

Kembali ke penginapan dan mengantar Ayu yang ada acara lain di Bandung. Bus yang tak kunjung datang, membuatku cepat greegetan, namun selalu bisa ditenangkan Ariz yang selalu terlihat tanpa gejolak ..(2)

Setelah sedikit hunting hotel, segera kembali ke penginapan, karena pertandingan Arsenal - MU yang dinanti-nanti Ariz akan segera main, mencoba menemaninya menonton tapi kantuk tak tertahan.

Walau mata nyaris sulit dibuka, tapi masih menyempatkan cari makan sebelum tidur, berjalan-jalan mencari tempat makan yang masih buka, dan Ariz tidak jua menentukan pilihannya, hingga saya harus berkata "itu saja ya" dan tanpa pikir panjang jua dia bilang "iya"

Akhirnya kami menutup malam ini dengan tertidur di depan TV yang menyala.. :)

-------
Minggu yang cerah,,

Terbangun dini hari, namun lupa sunrise yang indah... T.T

pagi - pagi aku sudah packing dan siap, namun aku menunggu.. aku ikuti ritmenya, tenang dan santai.. :)
keluar menyusuri hotel dan penginapan yang sudah buka, menikmati es krim, dan nyengir ketika Serabi yang kuincar sudah habis :(

Tapi aku puas karena data sudah cukup banyak ditangan, dan ini berkat Ariz yang lebih paham mengenai urusan gathering.

Hampir pukul 11, kami baru keluar penginapan untuk ke Tasik dengan rencana ke Galunggung,. masih kurang siangkah =_=

Pangandaran - Tasik - Singaparna pun terlewati. tapiii tahukah pukul berapa kami tiba?, hampir pukul empat sore.. --andai bisa koprol--

Dan begitu kami sudah di angkutan terakhir menuju Galunggung, Dia memutuskan untuk pulang aja.. eeeeh?.. entah gimana mimik mukaku kalau bisa digambarkan.

"beneran??" "iya",, "okey kita pulang"

Kembali kunikmati ritmenya,, santaai.. dan bus pun melaju.. lari??? aku kan ga bisa lari... hrr

"kita kembali ke Tasik aja ya?" katanya.. woooow,, kemarin di Tasik hanya buat makan pagi, dan sekarang  di Singaparna hanya untuk makan sore.. edaaan

OMG,, sejauh perjalanan yang sudah kami lakukan, baru aku sadari partner jalanku ini seorang plegmatis.. Padahal kisah Cikurai  >> http://coretansangpejalan.blogspot.com/2010/06/cikurai-uuui.html <<  harusnya sudah menggambarkan dia.

kecewa??? tentu tidak!!

di mataku, pribadi plegmatis itu ibarat air di sungai, sabar, tanpa gejolak, tenang tapi bisa menghanyutkan.. bagaikan langit dan bumi dengan sanguinis yang srantal sruntul.. atau koleris yang keras.

melihat Ariz, aku jadi ingat sahabat- sahabatku waktu S1 dulu, tanpa dipilah pilih, mereka yang dekat padaku saat itu Plegmatis berat, saking plegmatisnya mereka kerap kali membutuhkan aku hanya untuk memutuskan hal - hal kecil, seperti naik mobil apa (walau mereka udah punya tujuan sekalipun)..

walau terlihat sangat lambat, kurang tegas dan bikin gregetan, namun kepribadian ini tak pernah membuatku uring-uringan seperti halnya aku menghadapi sesama koleris atau melankolis,, "sangat tenang"nya mereka justru menggiring aku bersikap lebih santai, atau justru bisa memutuskan sesuatu hal lebih cepat, karena tidak perlu adu argumen seperti dengan pribadi - pribadi yang lain :)

penutup perjalan itu aku bilang padanya,, okeee kalau kita jalan lagi, mungkin aku bisa tahu melakukan apa.. hahah.. sepertinya aku tidak bisa menjadi ekor kalau begini @.@


Kisah Kami :)







>> lagi - lagi nulis catper segini panjangnya,,, heheh.. pengin juga bisa nulis ringkas..

Senin, 05 November 2012

Tipe - Tipe Kepribadian

Menurut saya, manusia merupakan makhluk terunik dalam jagat raya. Milyaran manusia yang ada namun setiap individunya memiliki kekhasan yang tidak sama satu dengan yang lainnya, bahkan kembar sekalipun. Perbedaan itu tidak hanya mencakup ciri fisik, namun non fisik seperti karakter, kepribadian, pola pikir dan lain - lain.

Oleh karena kompleksnya "manusia", maka para ahli pun menggolongkan kepribadian dalam berapa Tipe. Tipe - tipe kepribadian yang cukup populer yaitu empat kepribadian Menurut Hiprocates dan  Gelanus, yang juga dijabarkan Florence Litteur dalam buku laris manisnya Personality Plus.


Hiprocates dan  Gelanus membagi tipe tipe kepribadian berdasarkan zat cair yang ada dalam tubuh seseorang. Yaitu:


1) Melancholicus ( Melankolisi). “Yang Sempurna”

Yaitu tipe kepribadian seseorang yang memiliki banyak empedu hitam di dalam tubuhnya. Sehingga orang ini memiliki sifat sifat kepribadian seperti bersikap murung, psimistis dan selalu menaruh rasa curiga, Cenderung serba teratur, rapi, terjadwal, tersusun sesuai pola. 

Umumnya mereka ini suka dengan fakta-fakta, data-data, angka-angka dan sering sekali memikirkan segalanya secara mendalam. orang melankolis cenderung menganalisa, memikirkan, mempertimbangkan, lalu kalau bicara pastilah apa yang ia katakan betul-betul hasil yang ia pikirkan secara mendalam sekali.

Orang tipe ini juga bisa lebih menghargai keindahan gerhana, rasi bintang, hujan tau gejala alam lainnya melebihi tipe - tipe yang lain.


2) Sanguinicus (Sanguinisi
)“Yang Populer”

Yaitu tipe yang dimiliki seseorang yang memiliki banyak darah dalam tubuhnya. Orang yang memiliki sifat wajah yang berseri seri, periang, dan selalu bersikap optimistis.

Mereka ini cenderung ingin populer, ingin disenangi oleh orang lain. Hidupnya rame dan warna-warni. Mereka senang sekali bicara dan gejolak emosinya bergelombang serta transparan. 


Kelompok ini agak bersebrangan dengan tipe melankolis yang pemikir. Tipe sanguinis ini sedikit agak pelupa, sulit berkonsentrasi, cenderung berpikir `singkat’, dan hidupnya serba tak beratur.  Kemungkinan besar ia pun kurang mampu berdisiplin dengan waktu, sering lupa pada janji apalagi bikin planning/rencana. Namun kalau disuruh melakukan sesuatu, ia akan dengan cepat mengiyakannya dan terlihat sepertinya betul-betul hal itu akan ia lakukan. Dengan semangat sekali ia ingin buktikan bahwa ia bisa dan akan segera melakukannya. Tapi percayalah, beberapa hari kemudian ia tak lakukan apapun juga. :)


3) Flagmaticus (Flegmatisi). "
Cinta Damai”.

Yaitu tipe kepribadian yang dimiliki oleh orang orang yang memiliki banyak lendir dalam tubuhnya. 

Kalau kamu melihat ada "pembicara" dan kumpulan orang - orang yang tenang mendengarkan, maka yg berbicara itu orang sanguinis, dan yang tekun mendengarkan itulah orang plegmaits,

Orang yang memiliki tipe kpribadian ini memiliki sifat seperti lamban dan pemalas, wajahnya selalu pucat, pesimis, Kaum phlegmatis kurang bersemangat, kurang teratur dan serba dingin. Cenderung diam, kalem, pembawaannya tenang dan sabar.


Kelompok ini tak suka terjadi konflik. Jika timbul masalah atau pertengkaran, ia akan berusaha mencari solusi yang damai tanpa timbul pertengkaran. Dengan sabar ia mau jadi pendengar yang baik, tapi kalau disuruh untuk mengambil keputusan ia akan terus menunda-nunda. 

4) Cholericus (kolerisi)“Big Bos”

Tipe kepribadian yang dimiliki seseorag yang memiliki banyak empedu kuning dalam tubuhnya. Sifat yang dimiliki oleh seseorang dengan kepribadian ini sangat “goal oriented”,tegas, kuat, cepat dan tangkas mengerjakan sesuatu, suka `ngatur’ dan tak mau kalah. dan karena karakter itu, maka temannya lebih sedikit dibandingkan tipe yang lain.


Orang koleris senang dengan tantangan, suka petualangan. Mereka punya rasa, Baginya tak ada istilah tidak mungkin. Seorang wanita koleris, mau dan berani naik tebing, memanjat pohon, bertarung ataupun memimpin peperangan. Kalau ia sudah kobarkan semangat “ya pasti jadi…” maka hampir dapat dipastikan apa yang akan ia lakukan akan tercapai seperti yang ia katakan. Sebab ia tak mudah menyerah, tak mudah pula mengalah.
--- 
Masih banyak tipe karakter menurut ahli yang lain karena "manusia" begitu kompleks dan tidak mudah dipaparkan seperti kertas namun tipe - tipe ini yang paling familiar menurut saya. Jika rangkuman ini masih merasa kurang dipahami, bisa dengan mudah mencari penjelasan di buku Personality Plus karya Florence Litteur.

Tipe seperti apa anda?.. apapun itu tetap care dan coba pahami kepribadian orang lain, karena perbedaan itu indah :)

sumber :
Personality Plus, Florence Litteur

Jumat, 02 November 2012

Jumat Pertama November


kembali lagi di November,, bulan yang bersejarah untuk aku, dimana ibuku dulu berjuang melahirkan aku di bulan ini, 13 hari lagi tepatnya, ditengah konflik batin dan perjuangan hidupnya sebagai istri dan perempuan. weew.. hampir 30 tahun sudah, dan aku masih begini - begini saja belum mampu membuatnya bangga dan lega melepasku ke dunia.. 

aaah.. tiba - tiba saja aku ingin menarik nafas sekuat-kuatnya dan melepaskan segala pengap di dada.

30 tahun sudah Allah berikan kesempatan aku melihat indah dan busuknya dunia, dengan segudang mimpi yang terus aku kejar walau letih dan asa yg memudar kerap jadi penghalang.. tapi aku enjoy dan harus enjoy,, karena hidup dengan kesedihan toh tak ada guna, jadi sebisa mungkin terus nikmati dan tersenyum.. yeeeaah..

namun mungkin sudah kodratku jadi perempuan,, walau kaki - kaki siputku sudah mejelajah hingga negeri - negeri atas awan,, atau menjumpai bintang laut di kedalaman,, namun aku rindu pulang,, go home.

Tiap pagi ketika pamit keluar rumah, pertanyaan yang sama mulai sering dilontarkan ibuku,, dan sepertinya mulai menjalar ke teman, tetangga atau siapapun yang ku kenal.

mau sampai kapan main - main dan terus bersenang - senang, tanpa ingat masa depan?..

waduuuw...entah bagaimana menjelaskannya ke mereka,, kaki - kakiku bukan hanya mengukur jalan tiada guna,, mataku tidak hanya mentap sambil lalu,, perjalanan ini semua pembelajaran dan wisata hati,, bahwa kita perlu bersyukur, meresapai dan muhasabah diri bersama alam.

aku bukannya tidak ingin punya "rumah", namun aku ingin punya rumah yang kubangun dengan hati. dan terus saja hati ini menujumu wahai engkau.. dua tahun sudah aku menjejaki hatimu, berlari namun terus saja kembali dalam harap dan doa,, belum ada rumah yang sanggup menarikku ke dalamnya... sudah.. sungguh sudah aku mencoba mengintip beranda mereka yang tawarkan rumahnya untukku,, tapi tak bisa kusinggahi ketika hatiku hanya memujamu..

dan kemarin..

sungguh rasanya seisi alam tersenyum kepadaku, ketika berhasil kudekap punggungmu dari atas pesva putihmu,, walau kakiku kerap kali kesemutan karena pesvamu terlalu besar untuk kakiku.. "kapok ya?" tanyamu padaku. tentu saja tak akan kapok bila selalu bersamamu, menikmati hari dengan cerita berdua.. tapii sepertinya hanya harapku saja hahaha

kini di hari ini, Jumat yang penuh berkah,, aku berdoa dalam heningku

Tuhan,, 
sungguh aku ingin dia. namun aku tak ingin menjadi pribadi congkak yang "sok tahu" dan memaksa
aku ingin orang tuaku bahagia dan bangga kepadaku
aku ingin pulang ke rumah yang akan membarikan kedamaian selalu
aku ingin rumah yang menjadi sumber kebahagiaan dan ibadah

Tuhan,,
bila dia rumahku,, pertemukan hatiku dengan hatinya
bila dia tak pantas untukku,, hapus semua rasa dan asaku untuknya

November ke 30.. yeeeaah dan aku masih selalu bersemangat..  ^_^

Senin, 22 Oktober 2012

Bukan Pejalan Solo -- Toraja & Bira

Ada link tiket promo di sebuah forum Traveler, Klik, pilih hari dan bayar.. kemudian woooow... ngapain ya saya ke makassar,, ambil hari sebentar pula.. hanya lihat harganya cocok dengan kas rekening, main deal dan bingung..  << -- kebiasaan buruk 1,, bertingkah tanpa pertimbangan

sehari sebelum berangkat, baru lapor sama bos pasang muka memelas dan berharap berangkat,, syukur - syukur tiketnya boleh diperpanjang 2 hari lagi,, boleh berangkaaat tapi hanya sesuai tiket pesanan tidak boleh tambah hari. << -- kebiasaan buruk 2,, bertingkah seenaknya


Ok,, Makassar 4- 7 Oktober. Begini ceritanya.. 

4 Oktober 2012

Penerbangan pukul 6 pagi,, heboh sendiri karena tidak tahu diterminal berapa n hari sudah mulai terang.. so dumm

check in, boarding dan langsung tertidur pulas karena tak tidur hari sebelumnya.. dua jam penerbangan tibalah di bandara Hasanudin untuk pertama kalinya,, takjub 

Puas berkeliling, lanjut ke Unhas FT, menemui teman - teman MAPALA 09. Sambutannya menyenangkan, membuat serasa di lingkungan sendiri

Asyik mengobrol seru dengan kawan - kawan yang dikenalkan Edont, kawan yang ku kenal di ambon dulu, dengan sajian Jalangkote (di Jakarta dinamakan Pastel) dan secangkir besar teh manis 

tepat siang hari  kawan dari UNM, Subhan, dipanggil Obe, yang baru kujumpai hari itu datang menjemput dan mengajakku berkeliling Kota Makassar ditengah kesibukannya sebagai panitia lomba bahasa Jerman,, wooow er ist sehr nett, lustig, ich mag ihn :)                                                                                                                                             dia mentraktirku makan siang Coto Makassar di Daeng Coto Bagadang, rasanya gurih dan menurutku lebih sehat dari Soto di Jawa karena kuahnya bukan dari santen tapi dari kacang. 


menanti sunset di Losari

Hari Sore, kami berkeliling di Benteng Rotterdam, Benteng besar yang terawat baik yang berada tak jauh dari pantai losari. Sedikit sejarah yang ku copas dari Wikipedia :

...."Fort Rotterdam atau Benteng Ujung Pandang (Jum Pandang) adalah sebuah benteng peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo. Letak benteng ini berada di pinggir pantai sebelah barat Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Benteng ini dibangun pada tahun 1545 oleh Raja Gowa ke-9 yang bernama I manrigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung Tumapa'risi' kallonna. Awalnya benteng ini berbahan dasar tanah liat, namun pada masa pemerintahan Raja Gowa ke-14 Sultan Alauddin konstruksi benteng ini diganti menjadi batu padas yang bersumber dari Pegunungan Karst yang ada di daerah Maros. Benteng Ujung Pandang ini berbentuk seperti seekor penyu yang hendak merangkak turun ke lautan. Dari segi bentuknya sangat jelas filosofi Kerajaan Gowa, bahwa penyu dapat hidup di darat maupun di laut. Begitu pun dengan Kerajaan Gowa yang berjaya di daratan maupun di lautan.
Nama asli benteng ini adalah Benteng Ujung Pandang, biasa juga orang Gowa-Makassar menyebut benteng ini dengan sebutan Benteng Panyyua yang merupakan markas pasukan katak Kerajaan Gowa. Kerajaan Gowa-Tallo akhirnya menandatangani perjanjian Bungayya yang salah satu pasalnya mewajibkan Kerajaan Gowa untuk menyerahkan benteng ini kepada Belanda. Pada saat Belanda menempati benteng ini, nama Benteng Ujung Pandang diubah menjadi Fort Rotterdam. Cornelis Speelman sengaja memilih nama Fort Rotterdam untuk mengenang daerah kelahirannya di Belanda. Benteng ini kemudian digunakan oleh Belanda sebagai pusat penampungan rempah-rempah di Indonesia bagian timur.
Di kompleks Benteng Ujung Pandang kini terdapat Museum La Galigo yang di dalamnya terdapat banyak referensi mengenai sejarah kebesaran Makassar (Gowa-Tallo) dan daerah-daerah lainnya yang ada di Sulawesi Selatan. Sebagian besar gedung benteng ini masih utuh dan menjadi salah satu objek wisata di Kota Makassar.",,,,,





 di dalam museum

Luas Fort Rotterdam sendiri jauh lebih luas dari museum Fatahilah, Jakarta. bentuk utama masih dipertahankan namun sudah dipugar, dan dirawat sebaik mungkin, hingga bikin betah .

dan taraa.. Akhirnya tidak hanya lewat tv atau lagu, senja itu aku diantara kerumunan menanti sang surya bernajak pergi :) amazing


pisang epe, yang banyak dijumpai sepanjang pantai Losari

Losari menjadi penutup senjaku yang indah hari itu. segera beres - beres dan bersiap - siap menuju Toraja.. yihaaa catatan baruuu

21:30,, Bus Litha hampir saja jalan,, ketika aku tiba di poolnya malam itu. Rp.130rb yang aku keluarkan untuk bus yang sangat nyaman itu, kursi empuk sandaran kaki, luas dan selimut hangat.. mantaapz.
hariku yang lelah dan kurang tidur kutumpahi disana, yang sayangnya terganggu ketika semua penumpang harus turun di sebuah terminal kecil hanya untuk membayar retribusi.. Rp.500,, hmmm..

dan entah kenapa, berkali - kali petugasnya bertanya - tanya aku mau turun dimana, sepertinya ada yang salah.. setengah sadar disuatu tempat yang bahasanya tidak kumengerti itu seperti tercekik air laut ketika panik saat snorkeling

Namun ditengah keanehan itu baru aku sadari ada gadis manis yang juga jalan sendiri ke Toraja, Nia namanya, pejalan dari Bali. dan kami sepakat untuk join trip sejak Toraja.


05 Oktober 2012

Waktu Subuh, bus Tiba di Poolnya yang terletak di Rante Pao. sarapan pagi, beli tiket pulang untuk malam nanti, dan ke tempat penyewaan motor... ok guyz.. perjalanan bisa dimulaai

Oh ya tarif motornya itu tergantung berapa lama, dan jenis motornya. Motor mio yang kusewa untuk delapan jam (diberi bonus 1 jam, jadi 9 jam) itu bertarif 75rb, motor matic harganya lebih mahal dari motor biasa looh :)

Transportasi beserta peta sudah ditangan, aku dan Nia mulai menyusun langkah rute yang akan kami ambil berdasarkan hasil browsingannya. Maksud hati isi bensin motor, ternyata jauh ke arah selatan, dan rute pun dimulai dari Selatan.

Berikut Tempat yang dapat kami datangi berdua :


Lemo

Tempat pertama yang kami datangi yaitu Lemo. Lemo merupakan kuburan di bukit batu, yang terletak di sebelah utara Makale. Di bukit ini terdapat sekitar 75 lubang kubur yang tiap lubangnya merupakan kuburan satu keluarga. Untuk membuat lubang itu diperlukan waktu  6 bulann hingga 1 tahun dengan biaya hingga puluhan juta. Bukit ini sering disebut rumah para arwah. Menrut keterangan yang kami dapat, apda waktu - waktu tertentu pakaian dari mayat - mayat tersebut akan diganti dengan upacara Ma Nene.





Londa




Setelah Limo, perjalanan kami lanjutkan menuju utara kembali. Londa terletak di Desa Sendan Uai, Kecamatan Sanggala, sekitar 5km ke arah selatan dari Rante Pao. Jaraknya tidak terlalu jauh dari Limo. Londa merupakan bukit dengan goa di dalamnya, tempat mereka memakamkan anggota keluarga mereka. Ada beberapa peti mati yang belum telralu lama. Awalnya kami ke dalam dengan membawa senter masing - masing, namun belum dalam kami masuk, kami putuskan untuk meminjam lampu Petromak (beserta guide tentunya) yang banyak di jajakan disana, hingga keterangan bisa lebih lengkap kita dapat, sewa patromak 20rb, dan biaya pemandunya seikhlasnya.


 romeo dan juliet versi Toraja

naaah ini Nia,, sang pejalan solo..

(sumber foto :Nia)

tengkorak - tengkorak bergelatakan disana, ada tengkorak bayi diatap - atap goa, bahkan ada jenazah yang belum terlalu lama. Entah mengapa jenazah - jenazah itu tidak berbau.

Berfoto diantara tulang belulang berasa di sebuah studio saja @.@..


Ke'te Ketsu

Ke'te Kesu terletak 4 km dari tenggara Rantepao, yang berarti pusat kegiatan. Dimana terdapat perkampungan, tempat kerajinan ukiran, dan kuburan. Di tempat ini pula terdapat deratan rumah adat tang disebut Tongkonan. Sekitar 100m di belakang perkampungan ini terdapat situs pekuburan tebing dengan kuburan bergantung dan tau - tau dalam bangunan batu yang diberi pagar. Tau - tau ini memperlihatkan penampilan pemiliknya sehari - hari.

naah begini nih yang bisa dilihat di Ke'te Ketsu

diantara tongkonan



makam ini berisi 11 angota keluarga



kubur gantung

tau - tau


boneka - boneka ini di kerangkeng karena sering ada pencurian, dan konon harganya mahal dipasaran


Pasar Kerbau (Lupa namanya -_- )

Tepat tengah hari kami meluncur kembali ke arah Rante Pao untuk ke pasar kerbaunya yang terkenal, lupa namanya, dimana terdapat ratusan kerbau dijajakan, dan tentu saja yang jadi primadona si kerbau Bule,, yang namanya sulit diucapkan.


kerbau ini harganya 500juta looh :)


Setelah IShoma, kami melanjutkan perjalan, menuju Karasik, tempat batu - batu megalitikum yang masih berdiri.



lalu segera kami kembali ke arah Batu Tumonga,,  sejam, dua jam berlalu, jalanan rusak parah dan berliku, semakin dingin pinggang pun semakin beku.. semakin berpacu semakin jengkel karena rasanya tak jua - jua sampai.. huft. 

dan akhirnya terhenti di sini





sebuah tempat yang menyerupai lembang, Bandung... menurut pemilik warung kira - kira 4 km lagi menjelang Batu Tumonga dan Lokkomata,, sebenernya hatiku tak surut semangat,, tapi rupanya partnerku memilih pulang.. yaa apa boleh buat.. -_-


hasil jepretan menjelang kembali ke Rante Pao


warung tergantung

kubur - kubur di batu,, weeew berapa lama ya melubanginya

menutup sore, sebelum waktu sewa motor habis,, perjalan di lanjutkan ke Tilanga, sebuah tempat pemandian, yang dilihat hasil browsingnya terlihat bagus tapiii





begitu melihatnya,, aku dan Nia segera angkat kaki kembali :)

Yang Terlewatkan

Nia yang mengambil alih kemudi, segera melaju dengan cepat kembali ke Rante Pao, tidak menggubris permintaanku ke Desa Kambira, desa yang mengubur bayinya di Pohon,, hmm.. kembali kecewa setelah melewatkan Batu Tumonga,, berasa sedikit ada yang kurang, tapi mungkin biar ada alasan aku kembali :)

sekedar info,, kalau ke Toraja baiknya tidak melewatkan tempat ini yaa..

 kubur bayi

info kuburan bayi :

Di kuburan ini, bayi yang meninggal sebelum giginya tumbuh dikuburkan di dalam sebuah lubang yang dibuat di pohon Tarra’. Bayi ini dianggap masih suci. Pohon Tarra’ dipilih sebagai tempat penguburan bayi, karena pohon ini memiliki banyak getah yang dianggap sebagai pengganti air susu ibu. Dengan menguburkan di pohon ini, orang-orang Toraja menganggap bayi ini seperti dikembalikan ke rahim ibunya dan mereka berharap pengembalian bayi ini ke rahim ibunya akan menyelamatkan bayi-bayi yang akan lahir kemudian.

Pohon Tarra’ memiliki diameter sekitar 80 – 100 cm dan lubang yang dipakai untuk menguburkan bayi ditutup dengan ijuk dari pohon enau. Pemakaman seperti ini dilakukan oleh orang Toraja pengikut ajaran kepercayaan kepada leluhur. Upacara penguburan ini dilaksanakan secara sederhana dan bayi yang dikuburkan tidak dibungkus dengan kain, sehingga bayi seperti masih berada di rahim ibunya.
Kuburan ini terletak di Desa Kambira, tidak jauh dari Makale, Tana Toraja.

menjelang malam,, saatnya kembali ke Makassar. bus Litha pun sudah menunggu kami.

06 Oktober 2012
sampai Pool dini hari, mengumpulkan kesadaran penuh dan menanti mentari bersinar. pagi ini aku putuskan menujut Tanjung Bira, sebuah pelabuan, yang juga terdapat pantai yang cukup dikenal di kalangan Traveler,

dari depan Pool naik Pete - Pete (angkot) menuju jl. Veteran, lalu disambung pete - pete yang menuju terminal Mellengkeri untuk naik Kijang yang Tanju Bira untuk ke terminal Bulukumba,, (yang kemudian baru aku ketahui kalau ada Kijang yang langsung ke Bira, asal pas waktunya)

Tanjung Bira ini letaknya di Ujung Selatan Sulawesi,, jadiiii dari Makassar itu lamanyoo.. Lebih dari 6 jam waktu yang kami tempuh untuk tiba di sana,, selain memang jarak yang jauh, yang bikin lama karena angkutan di sini full service,, penumpang benar - benar diantar hingga gerbang rumah, membuat kami yang paling jauh hanya bsia terbengong-bengong dan bergumam sendiri.. @.@ , dan harus tahan juga kalau angkotnya dijejali barang segala macam hehe

bentuk rumah di pesisir bira

Pak Askiar, Supir Angkot itu pun dengan baiknya mengantar kami mencari penginapan, yang murah meriah,, setelah sempat kecele dengan Bu Kades yang menawari penginapan murah (namun ternyata bukan punya dia dan kami "diusir" :)) ) akhirnya kami pun bermalam di Kalubimbi Cottage, yang memberi harga muarah karena Pak Askiar mengakui kami sebagai ponakannya.. hihihi

Setelah beres - beres dan cukup beristirahat, saatnya memanjakan kaki di pasir putiiih

Di Pantai terdapat kapal - kapal kecil yang akan mengantar kita snorkeling di tengah dan ke penangakran penyu, bintang laut dkk. namun sore itu kami habiskan berguling - guling saja di pasirnya, sembari memandang hotel Pinisi, yang konon permalamnya lebih dari 1 juta.. weew







pagi harinya, dengan dipinjami motor dan diantar pemilik penginapan, kami melihat Pinisi yang sedang dibuat, dan ini termasuk salah satu Pinisi terbesar yang pernah dibuat. 



  


"Pinisi yang mengharumkan pelaut Indonesia, tapi juga turut andil mengurangi hutan" kata pengrajinnya

Puas bernarsis ria, kami kembali ke pantai tempat sandar perahu,, dan nasib baik masih bersama kami. Perahu yang biasanya 350rb sekali pakai, belum termasuk peralatan senorkeling, kami dapatkan hanya 170rb + 10rb uang masuk penangkaran, sudah dapat semua layanan.. huaah.. hanya berdua (berempat ding sama pemilik kapal dan ponakannya) berasa ajiiip





penangkaran penyu


dibawah lautnya 


selesai sudah perjalananku disini, dengan terburu - buru karena sudah ditunggu Kijang yang cukup lama menanti kami,.. dan satu kejutan kami, Supirnya mengantar kami ke desa pembuatan Pinisi, ternyata Bapak - Bapak di warung yang kami kenal semalam menyampaikan keinginan kami.. ;terharu


dan tahukan berapa isi kijang dimuat??  didepan saja kami ada empat orang, dan katanya kalau hari natal atau tahun baru, bsia sampai lima orang :amazing  hahaha

 ----
kembali ke UNHAS, pamitan dengan MAPALA09, ditutup dengan kacamata pecah, meraba malam dalam gelap. hohoho.. Alhamdulillah


 yuks aah keliling Makassar dengan Bentor :)