Selasa, 13 Juli 2010

KASMARAN

-->
-->
Iseng-iseng main games di atas kapal Pulau Panggang-Muara Angke, sepulang liburan dari Semak Daun akhir pekan kemarin ternyata berbonus satu buah Novel… huraaaaa… uhuuuy
anime emoticon
Nah ini nih bukunya…
Judul Buku :
Kasmaran
-sebuah memoar CINTA-
Penulis :Kafi Kurnia & Dwitri Waluyo
Penerbit :AKOER
Tahun Terbit : September 2009
Pertama baca di atas kapal, aku tidak begitu merasakan ketertarikan dengan buku ini, maklum baca sambil terantuk-antuk menahan kantuk.,, beeeuh..
Ketika sampai di rumah dan seluruh lelah sudah hilang, di kamarku yang sudah tidak lagi seperti gudang bekas perang… ku mulai membaca lembar demi lembar dan terperangah.. ups..
Anjani mulai menceritakan kisah masa lalunya kepada putri kesayangannya. Dimulai kisahnya dari sebuah cangkang kerang (h.10),, weew.. tanpa sadar ku sentuh dadaku yang tiba-tiba berasa sakit..
Lembar demi lembar berganti,, aku tak mau berhenti dan benar-benar terkejut.. ternyata novel yang diambil dari kisah nyata ini begitu menarik,, karena begitu mengena dan nunceep.
Anjani menceritakan pertemuan pertamanya dengan pujaan hatinya, dan cangkang kerang itu yang menjadi awal ikatan mereka.. (h.11-16)
woow.. jadi inget awal tahun lalu, sepulang dari pendakian ke Slamet.. kusempatkan mampir ke PAI, pantai di kawasan Tegal.. sepanjang perjalanan, cowo jelek yang baru kukenal itu membuatku kesal sekali, hingga kemarahanku hampir meledak. Untuk menghilangkan kesalku, kukumpulkan cangkang-cangkang kerang sepanjang pinggir pantai., dan cangkang-cangkang kerang itu masih tersimpan didalam kotak sepatu hingga kini…
walau kisahnya berbeda (Anjani hanya satu cangkang kerang yang diberikan Seno, sedangkan aku segambreng cangkang yang tidak menarik, yang kukumpulkan sendiri untuk menghilangkan kesal hehehe…) tapi tetap saja membuat perasaanku kembali terusik.. pfuuuh
namun demikian, walau resah sudah mulai berasa, kulanjutkan membaca buku ini.. kisah-kisah manis romantika ala remaja hanya membuatku tersenyum sendiri..haiyyaaa,.. maluu aku..
Anjani dan Seno pun berpisah ketika Seno lulus SMA, karena Seno melanjutkan ke akademi militer. (hal. 27-30)
Surat-surat Anjani diabaikan, tidak ada balasan. Tidak ada kabar berita. Lenyap begitu saja … (hal. 33-34)
“Serasa terjun dari ketinggian tanpa tahu ada yang akan menyelamatkan.” (h.33) Dulu mungkin aku akan berkata,, eeet dah.. lebai bener.. tapi kini akhirnya aku mengerti.. hikz.
Begitulah pria,. dengan mudah melupakan apa yang dulu mereka bilang cinta.. huhuhuhu sad pout
Selulusnya dari SMA, karena dia tidak mendengar kabar apapun dari Seno, Anjani pun menikah dengan seorang dokter, yang tengah praktek di wilayahnya, Permadi. Pria yang mempunyai kepribadian sangat berbeda dengan Seno. Bagaikan dua kutub yang bersebrangan..
Pernikahan pun berjalan baik-baik saja hingga delapan belas tahu. Anjani dan Permadi pun dianugerahi 3 anak. Anjani pun sibuk dengan berbagai aktivitasnya, hingga wajah cantiknya mulai berseliweran di majalah dan Koran ibu kota, karena dia pemenang lomba busana tingkat nasional. Inilah awal badai kehidupannya. Seno muncul kembali ke kehidupannya.
“ dan saat itu jantungku benar-benar berhenti memompa darah. Dalam sepersekian detik aku bisa merasakan telapak tanganku yang mendadak dingin. Dia pernah menjadi titik di ujung lorong , tapi dia tidak pernah benar-benar hilang. (h.50)
Membaca sampai sini membuat jantungku turut berpacu… lebai banget sih memang.. tapi aku tahu rasanya.. ya Allah..
Kedatanagn pria itu membangkitkan gairahnya yang sudah lama terpendam.. ternyata dia benar-benar tidak bisa berhenti mencintainya.. jatuh kembali ke dalam pelukannya.. Dewi Anjani benar-benar bermain api dan mengambil semua risiko yang menyertainya.
Aku jadi sedikit merinding baca bagian ini, ketika Anjani menyatakan bahwa dia tak pernah bisa membenci dan marah kepada Seno, bahkan dia tidak bisa menolak semua ajakannya.. Masya Allah..
Berapa bulan yang lalu aku ketemu dia, yang telah melukaiku begitu parah. Yang kupikir sudah bisa ku usir pergi dari hati. Ternyata aku salah. Aku kalah!!! Jangankan membencinya, marah kepadanya pun tak bisa. Aku bahkan tak bisa menolak ketika dia memintaku menemaninya hari itu, ketika harusnya aku bersama kawan2ku berkemah di curug Margasari.. gilaaa.. dia benar-benar membuatku bodoh luar biasa.
Anjani benar-benar melepas semuanya demi Seno,. Berpisah dengan suami dan anak-anaknya, melepas semua kehidupan sosialnya, karirnya… hanya karena cinta buta.
Menjadi wanita simpanan pun dia tak bisa menolak, karena Seno tidak menceraikan Arimbi istrinya.
Andai ini hanya cerita fiksi, mungkin aku tak begitu merasakan apa-apa membaca ini.. tapi kisah nyata.. ya Allah..
Semakin lama keburukan Soni pun terbuka. Ternyata bukan hanya Arimbi dan Anjani yang menjadi wanita-wanitanya..
Berasa sedikit sesak, kuhentikan membaca. Segera ku sholat untuk meyegarkan jiwa ini.. berdoa sepenuh hati.. apapun kedepannya yang terjadi, aku tidak ingin mengalami kejadian yang sama dengan Anjani.. semoga cintaku tidak membuatku jadi buta dan bodoh.. semoga Allah melimpahkan hidayahnya kepada lelaki itu, semoga dia tidak akan menjadi seperti Seno… Ya Allah lindungi dia,, jangan gelapkan hatinya.. tolong.. bersihkan hati ini dan jangan jadikan aku rapuh..
Ingin tidur dan berhenti membaca,, tapi penasaran. Karena banyak rasa yang diungkapkan Anjani dibuku ini bisa aku pahami.
Namun Anjani seperti halnya banyak perempuan-perempuan lain, masih saja memaafkannya.. terus memaafkannya. Tak bisa sedikitpun membecinya.
Jadi teringat rasanya ketika wanita-wanita itu mengaku sebagai kekasihnya.. bertanya ini itu tentang siapa aku,, oh mein Gott.. bahkan di tengah posisi itu aku tetap menjaga dirinya, mengatakan kalau aku ini hanya temannya, walau kaki ini berasa lepas dan tak sanggup menyanggaku… aku masih mencoba menjaga harga dirinya di mata wanita-wanita itu.. (ya Allah… dia yang bilang aku ini calonnya,, lalu siapa mereka???.. gilaaa..)
Kedudukan dan karir Seno terus melejit, dan kelakuannya pun semakin buruk. Terlalu posesiv, kasar, dan mengalami penyimpangan sexsual. Dia bahkan melibatkan Anjani di dalamnya.
Hal ini lah yang membawa Anjani ke dalam pemikiran panjang. Kebahagiaan yang dia perjuangkan hingga mengorbankan keluarganya dan sahabatnya hanyalah lebahagiaan semu.. Dan dia pun memilih pergi…
Ooh cinta.. deritanya tiada akhir.. hehehehe.. –fatkay-
Namun demikian Anjani mengatakan kepada Seno,, Jika suatu saat nanti dia terbaring sakit tak berdaya -entah karena stroke atau lainnya- dan semua perempuan mudah yang selama ini berada di sisinya menjauh, aku akan menjadi orang pertama yang akan datang merawatnya.. (h.201)
Waaah.. mirip yang aku katakan dengan dia.. hikz..
“kalo suatu saat kau lelah dengan semua permainanmu, dan semua perempuanmu pergi,. Dan akhirnya kaupun sadar.. aku masih di sini..”
Huaaaah… bodohnya rek.. cry Pictures, Images and Photos
***
Risiko dan Pilihan.. dalam hidup kita akan selalu dihadapkan dengan pilihan dan risiko yang mengikutinya.
“ Ya. Pilihan dan risiko. Karena takut akan sesuatu yang membahayakan, kita membangun benteng, menutup diri dari semua hal, termasuk yang dapat membahagiakan kita, atau sebaliknya, kita berharap mendapat sesuatu yang membahagiakan, hingga tidak peduli jika hal yang membahayakan ikut menghampiri. Keduanya memiliki risiko, tinggal mana yang kita pilih.” (h.4)
Dalam soal percintaan pun kita dihadapkan dengan pilihan dan risiko. Akankah kita mengejar sesuatu yang kita anggap “cinta” dan kita pikir akan memberi kebahagian tapi dengan risiko menghantam segala halang rintang dan bahaya,, atau kita diam dan membiarkan diri kita diam saja dalam benteng yang kita bangun, menikmati yang ada.. hmm..
Yang jelas.. berhati-hatilah dengan pilihan anda.. jangan terbawa emosi dan perasaan yang kadang menyesatkan.. selalulah cari petunjuk dari yang Maha Kuasa..
Semoga Allah selalu menjaga hati, iman dan rasa malu kami sebagai wanita..
Hati-hatilah kalau ketemu mantan pacar.. Waspadalah!!! Waspadalah!! Hohohoh
***
Kita sangat berharga dan terlalu berharga untuk direndahkan dan dilecehkan oleh siapapun.. so.. SEMANGAT..
--> --> -->

Semak Daun.. wooow.. eksotis..

Senorkling,, terseret ombak, dan Pesta sea food..

(10 &11 Juli 2010)

baru saja berniat tinggal dengan tenangnya di rumah.. belajar jadi orang rumahan.. ternyata susaaaaaaaaah.. gatel sekali kai ini.. hohoho.. kaki2ku,, yang kukunya aja baru tanggal udah gatel lagi mau cari petualangan2 baru..
cute eyes emoticon
rembugan dengan tim hore, tim caur.. malah ga ketemu jalan keluar.. semuanya punya ide masing-masing yang inginnya diturutin.. dari touring di Ciwedei, ngecamp di Cidahu sampai nangkring di monas.. duuh..
Emocute

Jumat malam, bang Anton kasih kabar kalau teman-temannya mau bersenorkl di Semak Daun.. waaah langsung lah kusambut... dan syukurnya si inul, pegy, dan yosi ikut menemani.. uhuuuy

***

janjian kumpul jam 6 pagi di kota.. tapiii tuh Catty pake bocor lagi bannya hikz.. ngedorong di jalanan rusak parah.. ampuun.. udah pasrah aja dah kalo ditinggal..

singkat cerita... sampailah di Muara Angke dengan waktu yang cukup siang,, tapi cukup terkejut jua melihat ratusan orang berbondong-bondong masuk ke dermaga.. beeuuuh.. hari akhir liburan.. haiyaaa..

karena datang terlalu siang, kehabisanlah kapal yang menuju pramuka.. sejam.. dua jam.. tiga jam.. gileeee.. basah sudah dengan keringat karena teriknya mentari yang bertengger di atas sana.. belum lagi lalar-lalar yang lalu lalang membuat perutku mual..

mempercayakan semuanya dengan Mba Ade dan rekan2, akhirnya kami memulai perjalanan ke Tidung terlebih dahulu.. dijemputlah di sana oleh pak Yanto.. yuuhuu...

ditengah perjalanan kami lihat 4 ekor lumba-lumba yang asyik meloncat-loncat.. kereeen.. walau sayangnya karena keasikan tidur, cuma sempat ngelihat beberapa saat doank..

menjelang tiba di pulau, kami disuguhkan hidangan makan siang.. bebek olahan Mba Ade bener-bener maknyusss mengalahkan restoran-restoran bebek yang pernah kudatangi..

setelah beberapa jam yang meletihkan di kapal dan di perahu,, akhirnya tiba jualah kami di pulau tujuan.. yuhuu..

kereeeeeeeeeen.. tapi sayangnya nih pulau ramai juga pengunjungnya.. dampak iklan dan promo lewat media seperti facebook mang luar biasa..

selesai berbenah dan sholat, segera kami menuju kapal pak Yanto untuk di turunkan di tengah-tengah laut.. bersnorkl ria.. huaah.. aku siaaap..

turun dengan terus menarik-narik Inul untuk menemani, karena parno terseret arusnya yang kencang.. entah berapa banyak lecet-lecet di tangannya terkena goresan kuku-kukuku yang baru saja ku potong.. hohoho.. sory nul.

Hanya berani berputar-putar dekat perahu sembari menelan satu dua liter air.. (lebaaai) dan memandang iri melihat si Oki, Ogen atau om Uris yang menyelami kedalaman laut dengan lincahnya.. huhuhu.. andai saja satu organ tubuhku itu tidak terlalu sensi dan cengeng dengan air, mungkin ibuku tidak akan mengamankan aku dari olahraga air yang begitu menyenangkan dan menyehatkan ini… dan sambil berdoa tentunya, penyakitku itu tidak kambuh lagi.. (belum apa-apa aku sudah membayangkan wajah si koko dokter yang menggeleng-gelengkan kepalanya karena kebandelanku ini.. huhuhu)

Tapi aku tidak akan menyerah… lanjuuut ninja

Hari semakin senja.. warna jingga mulai tampak.. saatnya kembali ke daratan..

Bersih-bersih.. cekakak cekikik bersama Pegy dan Desi mandi kilat dengan pakaian lengkap diterangi senter remang-remang di satu-satunya sumur yang ada di sana.. hohoho.. tegang, malu dan khawatir terlihat menjadi sensasi tersendiri..

Semakin gelap, berbincang-bincang mengenang perjalanan ke tengah rimba.. tidur-tiduran di bawah pohon di tepi pantai hingga tanpa sadar tertidur pulas, dan terbangun ketika Desy mengantarkan satu piring spagethy.. ternyata mereka sudah makan semua dan tidak menemukan aku yang tersembunyi dalam gelap.. hahaha.. tumben-tumbenan tidur langsung pules.. padahal hanya hanya di sepotong papan, yang kalo bergerak langsung gelundung ke bawah..

Baru selesai spaghety.. ikan bakar pun tersaji.. mantabz.. tak lama udang rebus pun siap dibantai.. huaaa.. pesta sea food… tak henti-hentinya makanan-makanan itu tersaji.. hingga kami menyerah dan meninggalkan setengah panci lagi udang rebus.. mantaaaabz..

Puas dengan perut berat, kami jalan-jalan ke dermaga.. tidur-tiduran memandang bintang yang semakin lama memudar karena tertutup awan.. Subhanallah.. malam ini tenang sekali..

Kami pun kembali karena angin semakin tajam menusuk dada.

Segera kami mendirikan tenda untuk kami tidur malam itu,, karena walau ada kamar tersedia, tidur di tenda menjadi kenikmatan tersendiri untuk kami yang terbiasa tidur di alam.. (gayaaa…)

Semakin malam udara semakin panas berasa.. bahkan terasa hampa udara.. pfuuuh.. akhirnya hanya belingsatan berasa tercekik dengan keringat bercucuran… haiyaaa

Bangun shubuh dengan ogah-ogahan dan terkejut melihat para koki sudah terbangun menyiapkan sarapan untuk kami.. rajiiiin banget Mba ade, Tia dan Indra ui..

Menikmati hari dan berharap bisa melihat sang Raja terbit.. tapi sayangnya mendung menghalangi.. uuugh… tapi tak apalah.. saatnya narsis.. yuhaaa

Kembali ke rumah, berencana mau muterin isi pulau eeh tergoda dengan sarapan yang sudah disediakan dan akhirnya malah sibuk makan.. payaaah dah gembul..

Beres-beres kembali ke perahu pak Yanto, untuk bersnorkl lagi dan untuk kembali pulang tentunya.. huaaahhh.. masih kurang puas..

Sampailah di tengah laut.. dengan kepedean terjun aja.. berusaha tenang tidak panik seperti kemarinnya..

Kedalamannya lebih dari yang kemarin, tapi arusnya lebih ringan walau sama-sama menarikku ke tengah.. alhasil selama beberapa saat aku hanya berpegangan dengn tali yang dilemparkan anaknya pak Yanto… lama-lama berasa bodoh sendiri.. kulepaskan saja tuh talinya.. alhasil terbawa aruslah.. hohoh.. lalu dengan gaya sang penyelamat pantai, berenanglah pak Yanto menarikku ke tengah ke tempat karang yang lumayan tinggi untuk tempat aku berdiri.. ketika kubenamkan wajah ini .. waaah Subhanallah,. Buaguuus banget pemandangan di bawah sini.. banyak ikan nemo yang lalu lalang,, n ikan beraneka warna… Andai aku bisa berenang.. pasti ku kejar ikan–ikan itu hingga ke dalam.. huhuhu.. emoticon

Asyiiik ngobak, ga terasa tangan pda merah dipatilin ubur-ubur.. padahal tuh ubur-ubur ga kelihatan juga.. ughh

Maha besar engkau ya Allah yang melimpahi negeri ini dengan keindahan dan kemakmuran..

Hari pun semakin siang.. saatnya kembali ke tengah kota yang hiruk pikuk..

mandi dan beres-beres di rumah pak Yanto di Pulau Panggang.. memutarinya sejenak.. mengganggu anak-anak yang bermain bola.. bernarsis ria merekam dalam ingatan isi pulau kecil ini..

tepat tengah hari,, kami berpisah dengan pak Yanto.. melanjutkan perjalanan dengan kapal ke Muara Angke.. sebelum kapal penuh, Mba Ade dan mas Indra mengkordinir kami bermain beberapa games.. seruu.. aku dapat novel.. hohohoh.. senangnyaaaa.. danke yoo

***

semakin merapat kapal semakin berasa kota yang sumpek dengan segala rutinitasnya… huaaahh… maaa aku pulaaang..


GALERI FOTO

Pemandangan di Semak Daun

Birunya pulau dan langit yang menyatu.. Subhanallah

senja menjelang,, tetep aja masih ngobak... heheh

pembibitan bakau

cemara yang menghijaukan pasir putihnya

kapal yang menjemput para penumpangnya... saatnya kembali

MENCARI KECEBONG hahaha

sayaang.. tunggu aku ya... gagagag

ancang-ancang yang kelamaan.. ^_^

usaha menarik inul pun gagal.. kuat juga tenaganya uii..

haiyaaa... pada nguplek begitu hohoho


Tim Kecebong lengkap

Indra, Can-can, Mba Ade, Oki, PN, Ogen, Pegy, Parlin, Bang Anton, Mba Widya, Om Uris
Tia, Dessy, Alfi, Yosi, Inul dan Bang Tomi

Senin, 12 Juli 2010

Huraaa... aku dapat Award.. hehehe

pagi ini cuma iseng-iseng buka blog,, bermaksud sharing penglaman weekend kemarin... eeeh ada yang krim pesen,, kalo aku dapat AWARD.. huraaa.. nyanyi ternyata blog yang cukup narsis ini ada juga yang menghargai... hohohoh..

Danke
untuk Ningrum melalui Lilin Kecil nya.. jadi terharu aku.... hikz... lebaaaai.com
inilah penampakan award nya....

--> karena aku udah dipercaya untuk nerima ini...
Jadi...aku juga harus ikutan aturan maennya...

Ini dia Rules nya...

Tautan yang mesti disertakan pada tulisan/posting:
1. Monsterilmiah
2. SentraBLOG
3. Iplock
4. Norlandmixed
5. aryadevi
6. Yuliani Indri Lestari
7. Iyo
8. Aya
9. Si Lilin Kecil
10. Petualang Nekad


Sebelum sobat meletakkan tautan di atas, hapus terlebih dahulu peserta nomor 1 dari daftar. Sehingga semua peserta naik 1 level. Peserta nomor 2 menjadi nomor 1, nomor 3 jadi 2, dst.

Kemudian masukkan link sobat sendiri di bagian paling bawah (nomor 10). Tapi ingat...!!!, sobat harus adil dalam menjalankannya. Jika tiap penerima award mampu memberikan award ini kepada 5 orang saja dan mereka semua mengerjakannya , maka jumlah backlink yang akan didapat adalah:
Ketika posisi sobat 10, jumlah backlink = 1
Posisi 9, jumlah backlink = 5
Posisi 8, jumlah backlink = 25
Posisi 7, jumlah backlink = 125
Posisi 6, jumlah backlink = 625
Posisi 5, jumlah backlink = 3,125
Posisi 4, jumlah backlink = 15,625
Posisi 3, jumlah backlink = 78,125
Posisi 2, jumlah backlink = 390,625
Posisi 1, jumlah backlink = 1,953,125
Dan semuanya menggunakan kata kunci yang sobat inginkan. Dari sisi SEO (Search Engine Optimation) sobat sudah mendapatkan 1,953,125 backlink dan keuntungannya, akan mendapatkan traffic tambahan, apalagi jika ada yang meng-klik link ke blog sobat.

begitulaah..
jadi sekarang aku mau ngasih award ini ke 5 orang temenku..
ok dah.. selamat bekarya sobat.. teruslah menulis.. dan bagilah kisah menyenangkan.. yuhuuuu
Emocute

Jumat, 02 Juli 2010

Banyak Merunduk di Negeri di Atas Awan.

"Kenapa naik gunung?"
Mengapa naik gunung? Apa yang didapat, kan cape? Emang apa sih enaknya? Kenapa,, kenapa dan mengapa selalu aja datang.. dari pertanyaan tulus ingin tahu hingga nada sedikit meremehkan..
Halloooo,, hari gini masih aja naik gunung, mending juga ke mall??... yaa sejenis itulah, mungkin di kepala mereka..
Kenapa ya naik gunung?? Hmmm.. pertanyaan yang memang kadang mampir dikepalaku..
Kenapa kegiatan yang bikin keringat bercucuran,, kaki cenud-cenud, kuku patah hingga copot, atau bahkan jempol yang gompel,, carut marut luka di tangan dan kaki (derita bnget ya kesannya @_@ hehehe) ini justru membuat ketagihan, lagi dan lagi.. walau kadang ketilka keletihan luar biasa membuat kita mengeluh.. pfuuuh dan berasa jera… tapiii ketika baru saja turun di kakinya… sudah berpikir, gunung mana lagikah yang bisa kutempuh?.... wew???
Hmmm.. banyak alasan orang ke gunung,, apalagi akhir-akhir ini semakin trend dan semakin meningkat peminat olahraga yang dibilang ekstrim ini.
Setiap orang punya tujuan dan alasan sendiri mengapa mereka memilih olahraga yang satu ini, entah karena memang benar pecinta alam, sekedar ikut-ikutan atau sekedar gengsi… ya apapunlah itu… itu hak setiap orang tentunya..
Nah,, jika pertanyaan itu ditujukan ke gw??
Kenapa baru memulai, ketika kawan2 gw sudah banyak yang memulai kehidupan baru dengan anak-anak mereka, atau sibuk dengan karir mereka yang melesat.. beeeuh.. garuk-garuk kepala yang tiba-tiba berasa gatal..
Torch Right Flame Flames Fire icon icons emoticon emoticons animated animation animations gif gifs Happy HalloweenBanyak hal, yang menyebabkan gw yang dulunya pecinta pantai bisa begitu tergila-gila dengan Gunung... yang pasti, banyak nilai dan perenungan selama berada di sana, di negeri di Atas Awan..
1. Pengenalan diri lebih baik
ketika di hutan atau gunung,, kondisi sering tak tertebak.. kadang bisa begitu merepotkan dan begitu sulit.. disinilah setiap karakter itu akan terbuka.. seperti apa dia mengatasinya,,, ada yang emosian (gua banget nih xixixix),,ada yang egois.. yang penyabar, yang tangguh dan yang tipikal pejuang.. yang rapih, yang berantakan, yang pemalas,. yang gigih dan penyerah..
2. Belajar menjadi pribadi rendah hati
tataplah alam sekitar, dan bandingkan diri kita dengan mereka.. kita itu terlalu kecil kawan.. apa yang bisa kita sombongkan???.. Allah pemilik semua,, dia bisa mengambil apapun yang telah Dia titipkan ke kita, bahkan termasuk ruh kita kapanpun Dia berkehendak.
3. Menjalin persahabatan
keindahan, kesenangan dan hobi yang sama menyatukan kami dalam satu rantai persahabatan.. siapa kamu dan apa profesimu tak jadi soal.. kita mengejar mimpi yang sama kawan.. dari buruh, pedagang, karyawan hingga dosen menjadi satu sahabat.. so schoen.. Photobucket
4. Mencintai sang Pencipta dengan mencintai ciptaannya
mudah-mudahan, semakin sering melihat keindahan dan kebesaran ciptaanNya membuat jiwa-jiwa kami semakin merunduk dan semakin mencintai Pemilik kami
5. Belajar mengendalikan diri dan memupuk semangat juang.. beeuh.. tongue
Insya Allah,, kita akan bisa sampai puncak, kalo kita mempunyai semangat tinggi dan yakin kan kemampuan kita.. dan mudah-mudahan semangat ini pun bisa kita pupuk untuk diterapkan dalam kehidupan sehari- hari..

Kamis, 01 Juli 2010

Heliiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii

berlari-lari dengan semangatnya keparkiran.. pulang cepet karena berencana mo nonton Eclipse bareng Eri..
ketika pas di parkiran, gw hanya ternganga,, huaaaahh... mana si heli?? nyari

mengingat-ingat yang gw lakukan bersama si heli tadi pagi,, gw bawa ke kantor atau memang gw tinggal di sini ya?.. dengan segera, gw buka jok tempat si heli seharusnya nangkring.. dan ternyataaa... tidakkkkkk...! tidaaaak!!!.. si heli udah di gunting.. hixz...

siaaaaaal... gw kesaaaaal...

tepat dua tahun sudah si heli bersamaku,, mengembara bersama si Catty, mendengarkan pikiran-pikiranku yang semrawut.. (yang dalam setahun ini semakin kacau saja,,, ).. yang sering membuat teman-temanku iri karena begitu kerennya si heli..

dengan dasar putih (kompakan ma si catty), ditengahnya membentang panjang bendera Jerman dan di kanan kirinya terdapat logo Bundesliga,,, beserta kaca dua rangkapnya (2 Vision) yang menutupi tampangku ketika mulai gaya-gayaan kebut-kebutan ala valantine Rose.. scooter

sebeeel... adeee aja yang tangannya iseng ngasah gunting..beeeuh

Wahai si tangan isengemoticons insyaflah mengambil yang bukan hakmu,, sebelum hidung kamu akan menjadi seperti ini... Liar Pictures, Images and Photoshohohoho


gaya-gayaan bersama Catty dan Heli